Jogja Gallery

Visit Jogja Gallery
Jl. Pekapalan 7, Alun-Alun Utara
Yogyakarta - Indonesia
Telp. +62-274 419999, 412021, 7161188
Fax. +62 274 412023
Email: jogjagallery@yahoo.co.id

Dedication to the Future

  • Tanggal: 00 2008 - 11 0000
  • Kurator: Suwarno Wisetrotomo, Mikke Susanto

Menanam Masa Depan

Catatan: Suwarno Wisetrotomo

Apakah masa depan bisa diandaikan, atau direkayasa? Sejumlah film (terutama produksi Hollywood), juga berbagai cerita fiksi, banyak menjawab pertanyaan itu, seringkali bahkan dengan menggetarkan. Realitas ‘seolah-olah’ sering digambarkan dengan sangat meyakinkan. Bagaimana dengan dunia seni rupa Indonesia? Bisakah diandaikan, atau direkayasa, sehingga menjadi sempurna?

Saya agak ragu untuk menjawab pertanyaan itu secara pasti. Dunia seni rupa tak bisa berhenti di situasi ‘seolah-olah’. Ia harus dipraktikkan, dengan kesadaran sebagai laku dan kerja budaya, lengkap dengan segenap pembacaan dan pemaknaan (produksi wacana), serta profesionalisme para penyangganya. Kesadaran sebagai kerja budaya, mengharuskan seniman tidak saja terampil, tetapi juga harus cerdas dan berwawasan luas. Pada gilirannya nanti akan mampu mengartikulasikan gagasan-gagasan keseniannya dengan jernih dan menarik, serta memiliki kecakapan sosial untuk mengomunikasikan (dan bergaul) di panggung pergaulan yang meluas (antarbangsa).

Pameran Seni Rupa, terutama terkait dengan karya lukisan, patung, dan grafis kali ini untuk kedua kalinya diselenggarakan di Jogja Gallery, sejak 17 Desember 2008 hingga 11 Januari 2009. Pameran bertajuk “Dedication to the Future” ini merupakan produksi kerjasama antara Jurusan Seni Murni, Fakultas Seni Rupa Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta dengan Jogja Gallery. Bersamaan dengan pameran, untuk kedua kalinya pula diselenggarakan pemberian penghargaan “Academic Art Award #2” untuk kategori Perupa Muda (bidang seni lukis, seni patung, seni grafis), kategori Perupa Profesional (meliputi seorang perupa alumni Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta, dan seorang yang berlatar belakang pendidikan apa pun dan mana pun), kemudian kategori Media Massa Cetak, dan kategori Tokoh (Pendidik Seni).

Seperti tajuknya, “Dedication to the Future”, maka pameran ini bagaikan upaya “menanam masa depan”; menanam kemungkinan-kemungkinan untuk menjaring dan mendorong. Menjaring para perupa masa depan yang terampil, cerdas, berpengetahuan luas, berkecakapan sosial baik, serta memiliki kerendahhatian untuk terus berproses dan bergaul, terlatih memberikan penghargaan pada capaian-capaian orang lain. Kemudian mendorong munculnya para penyangga yang profesional; galeri, sponsor, institusi apa pun dan dari mana pun yang berhasrat melakukan investasi budaya.

Perihal pemberian penghargaan, ini juga merupakan upaya Jurusan Seni Murni dan Jogja Gallery mendorong siapa pun untuk ringan hati memberikan penghargaan pada capaian-capaian seseorang atau institusi yang sudah mendedikasikan profesinya tanpa ragu dan sepenuh-penuhnya. Komitmen dan integritas yang total, sepantasnya memperoleh penghargaan. Untuk penghargaan ini, Panitia melibatkan sebuah Tim Juri yang terdiri dari Farah Wardani, Rizki A Zaelani, Agung Hujatnikajenong, Chris Dharmawan, Anusapati, Mikke Susanto, dan Suwarno Wisetrotomo sebagai Ketua Juri. Kepada seluruh anggota Tim Juri saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya. Kepada para penerima penghargaan, diucapkan selamat, semoga tetap teguh, dan menjaga eksistensi dirinya agar senantiasa menjadi inspirasi.

Pameran ini juga bisa dibaca sebagai isyarat tentang sebuah komitmen, dan menantang siapa pun untuk bergabung di waktu-waktu yang akan datang berlaku sebagai patron, sponsor, atau apa pun untuk kepentingan mendukung dunia seni rupa. Siapa berminat pada kerja budaya dan investasi budaya semacam ini, berinvestasi pada masa depan bagi generasi bangsa hari ini? Saya menghimbau siapa pun untuk ringan hati “menanam masa depan”.

Yogyakarta, Desember 2008

Suwarno Wisetrotomo
Koordinator Pameran/Ketua Juri “Academic Art Award#2”

Agenda Jogja Gallery